Macam-macam Kue Basah: Resep Kue Lumpur

resep kue lumpur

Resep kue lumpur  yang ada di Indonesia memang banyak sekali, kue tradisional selalu mendapatkan tempat di hati masyarakat, karena rasanya yang sesuai dengan lidah orang Indonesia, hanya saja belakangan ini memang cukup sulit untuk menemukan penjual dari kue basah tersebut di pasaran. Bukan tanpa alasan, melainkan karena memang persaingan kian ketat, ada banyak sekali inovasi-inovasi baru yang muncul dan serba modern sehingga membuat keberadaannya juga tergeser.

Namun tetap saja Anda bisa menikmatinya dengan cara membuat sendiri di rumah, salah satu jenis kue basah yang sangat digemari oleh masyarakat adalah kue lumpur, bahan kue lumpur dibuat dengan campuran bahan dasar kentang atau labu kuning sehingga rasanya benar-benar lembut dan nikmat, umumnya banyak disajikan pada acara-acara penting. Kue ini juga dapat dibuat dalam berbagai macam variasi toping yang dapat disesuaikan dengan selera.

Macam-macam kue basah sendiri sangat mudah dijumpai dan juga diikuti, hanya saja tak jarang memang bagi pemula selalu gagal di dalam pembuatannya. Sangat wajar apalagi kue tersebut memang agak sulit proses memanggangnya, sering kali ketika dipanggang bagian bawahnya gosong, atau tidak gosong namun bagian dalamnya tidak matang secara sempurna. Tentunya akan mempengaruhi cita rasanya bukan. Namun jangan khawatir berikut ini diantara beberapa tips yang dapat Anda aplikasikan dalam pembuatan kue lumpur tersebut agar rasanya lebih enak tampilan juga bagus tidak gosong:

resep kue lumpur

  1. Bahan umbi-umbian harus lebih mendominasi dibandingkan dengan tepung yang lainnya, seperti yang diketahui bahwa bahan umbi yang paling umum dipakai dalam pembuatannya adalah labu kuning ataupun juga kentang, ini akan menciptakan tekstur yang benar-benar lembut seperti lumpur. Jika ingin rasanya enak, maka bahan semacam inilah yang harus diperbanyak atau didominasi takarannya.
  2. Tumbuk atau haluskan bahan umbi-umbian tersebut ketika masih panas, ketika mencampurkan bahan umbi dengan tepung yang lainnya, maka sangat disarankan untuk menumbuk ketika bahan tersebut dalam kondisi yang masih panas atau hangat, sehingga teksturnya lebih empuk dan mudah untuk dihancurkan, dalam kondisi ini nantinya bahan lain juga akan tercampur secara merata.
  3. Menambahkan pandan dan juga santan, fungsinya tak lain untuk membuat aroma dan cita rasa menjadi semakin nikmat, kue lumpur nantinya akan terasa lebih gurih dnegan tambahan sedikit santan di dalamnya, begitu juga dnegan pandan yang digunakan untuk membuat aroma wangi alami pada kue.
  4. Sebelum mencampur ke adonan umbi, maka tepung hendaknya diayak terlebih dahulu, sepele namun sangat penting di dalam pembuatan setiap kue, bukan tanpa alasan, melainkan karena memang proses mengayak ini dapat menghindarkan kue tersebut nantinya akan menggumpal atau adonan menjadi tidak rata ketika sudah matang, kue menjadi terasa kasar.
  5. Hendaknya gunakan api kecil dalam memanggang, agar hasilnya matang sempurna dan tidak gosong maka sebelumnya cetakan sudah harus dalam kondisi panas merata terlebih dahulu, begitu juga dengan api yang dipakai dalam memanggang maka harus kecil, jangan menggunakan api besar jika tak ingin gosong.
Baca Juga :  Resep Tempe Orek dengan Beragam Variasi

Macam-macam kue basah tradisional lainnya juga ada cocok untuk hidangan di acara-acara penting di rumah, tak harus membeli di pasaran jika memang bisa membuatnya sendiri.

You Might Also Like